Dari sekian matahari yang membenamkan malam, hanya satu bulan yang memejamkan mataku dalam kelamunan nyatanya dunia.
Hanya satu dewi bulan yang menghadirkan redup mesra kekelaman senja yang menjemput terik hariku.
Dan menyanyikan nada-nada kasih pelebur jiwaku dalam tubuhmu.
Demi sepatah ikrar yang
biarkan sejengkal nafas yang melarikan hidupku lebih panjang ini menyaksikan keutuhan cinta suci penyatu inti insan kita.
Aku ingin selalu mendampingi cahaya yang menarikan keanggunanmu di pelupukku.
Mengiringimu mengukir kisah yang takkan pernah dilupakan dunia,
abadi menemani setiap kedip detak jantung manusia.
Selayaknya puisi cinta yang memahat romantisme cinta di punggung hati kita,
aku ingin cinta ini takkan pernah usang walau harus tenggelam dalam lautan waktu yang menjadikannya tua,
takkan pernah lapuk walau disapu buih-buih ombak kebohongan yang menjadikannya rapuh,
dan takkan pernah lebur walau berlarut bersama kesedihan yang mengikis mata dan mengubur noktah tetesan air mata.
Cinta ini
Kasih ini
Bersamamu …
Hingga akhir …
02.04.08
- Rv -

0 comments:
Post a Comment