Friday, April 18, 2008

Bahasa Pengadil Lumbung Jiwa

Kebijakan petuah bahasa pengadil lumbung jiwa

Merontokkan daun pengumbar kedamaian,

Terpetik gemulai oleh jentik detak detik yang menghitung

Menebarkan teror perusak rona darah roman terik tak teredam

Sejengkal melemahkan tempatku berpijak

Melumpuhkan mataku tuk menandai pergantian senja dan malam

Menitikkan peluhku, jatuh bersimbah meleburkan kepenatan yang melapuk

Tersungkur, tertidur, dan terlelap selamanya ...

-Rv-

0 comments: