Ketika putih menggoreskan keanggunan diatas hitam ..
Ketika bulan tak lagi menghadirkan senja untuk menjemput terik siangku ..
Ketika tak terlahir lagi tatapan mata lembut seteduh milikmu ..
Menengadahkan muka menanti sentuhan tanganmu bertopeng rasukan angin penebah hati adalah satu yang sesungguhnya menjadi kekuatan dalam saksi ketegaran yang mulai melapuk ..
Tertunduk terpejam menyaksikanmu menarikan cinta dalam kebutaan putih yang menenggelamkan pandangan kabutku akan makna arti kehampaan ..
Kesunyian membungkus balutan kafan-kafan jiwa sepi yang menepi di ujung batas ufuk dunia ..
Seketika harus menyedakkan nafas 'tuk kembali menghidupkan jantungku yang tak lagi berdetak selaras dengan detik dunia ..
Bergema bersuara diantara gua-gua yang mengapit kekakuan tubuhnya sendiri ..
28 April 2008
-Rv-
